-->
  • Explore

    Copyright © JBN NEWS | Jaringan Berita Nasional
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Suaib Mansur Diduga Langgar Netralitas ASN, Kepala BKD Luwu Utara : Sudah Ada Sanksi

    JBN NEWS | National Network
    Friday, September 11, 2020, 13:39 WIB Last Updated 2020-09-11T06:39:12Z
      Suaib Mansur Diduga Langgar Netralitas ASN, Kepala BKD Luwu Utara : Sudah Ada Sanksi

    JBN NEWS ■  Kepala badan kepegawaian daerah (BKD) Luwu Utara, Nursalim menyebutkan bahwa terkait dugaan netralitas ASN yang melibatkan kepala dinas PUPR, Suaib Mansur itu telah mendapat rekomendasi dari komisi aparatur sipil negara (KASN).

    Hal ini diungkapkan oleh Nursalim saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, pada Jumat (11/09/2020). 

    "Itu sudah lama ditindak lanjuti, rekomendasi KASN sanksi ringan berupa teguran tertulis, dan tegurannya sudah disampaikan ke KASN," kata Nursalim, Kepala BKD Luwu Utara.

    Nursalim juga menyebutkan bahwa terkait Pengunduran diri Suaib Mansur sebagai ASN itu sudah masuk sejak tanggal 1 September lalu.

    "Saat ini sementara proses, intinya sesuai ketentuan undang-undang nomor 10 tahun 2016  pasal 7 ayat 2 huruf T  dan hal yang sama diatur dalam PKPU nomor 1 tahun 2020 pasal 4 huruf u, ASN yang akan maju dalam pilkada wajib mundur sebagai PNS saat ditetapkan sebgai pasangan calon, jadi kadis PUPR sudah berhenti jadi PNS terhitung tanggal 23 september 2020 saat ditetapkan sebagai calon wakil bupati dalam pemilihan kepala daerah," jelas Nursalim.

    Selain itu, Nursalim juga menyebutkan jika pihaknya telah melakukan upaya pencegahan terjadinya pelanggaran netralitas ASN.

    "Kalau terkait upaya pencegahan netralitas ASN, kami sudah keluarkan surat ederan terkait netralitas ASN," ucapnya.

    "Kalau nantinya ada ASN yang melanggar, Sanksinya sesuai rekomendasi KASN, tergantung rekomendsi yang dikeluarkan oleh KASN," tegasnya.

    ■ R-016


    Your comment

    Tampilkan

    No comments:

    Post a Comment

    BERITA TERBARU

    loading...
    loading...