-->
  • Explore

    Copyright © JBN NEWS | Jaringan Berita Nasional
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Muammar Assidiqi: Kehadiran Bandara Seko Sangat Membantu Masyarakat Luwu Utara

    JBN.co.id
    Rabu, 26 Mei 2021, 11:34 WIB Last Updated 2021-05-26T04:35:50Z

    JBN NEWS ■  Seko merupakan salah satu kecamatan terpencil di kabupaten Luwu Utara, yang terletak di atas ketinggian 1.450 meter di atas permukaan laut dan berada di segitiga perbatasan antara propinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi barat dan Sulawesi tengah.

    Selain itu, Infrastruktur dan akses jalan darat yang belum memadai di era kini, hingga membuat arus pergerakan masyarakat dan barangpun menjadi sulit, sehingga dengan hadirnya transfortasi udara di daerah itu akan sangat membantu kebutuhan masyarakat.

    Bandara udara Seko merupakan bandara perintis yang melayani rute penerbangan Seko masamba, Seko palu, dan Seko Toraja, yang menggunakan pesawat jenis Grand Caravan oleh Susi air yang bermuatan 12 penumpang.

    Dengan hadirnya transportasi udara lewat bandara udara Seko dapat membantu perekonomian masyarakat, yang kini dapat dengan mudah memperoleh kebutuhan logistik tiap hari.

    Kehadiran bandar udara seko sangat dirasakan oleh masyarakat Seko pada umumnya, mulai dari kebutuhan pokok yang tidak terlalu mahal, karena diangkut melalui pesawat perintis cargo.

    Kepala bandara udara Seko,  Muammar Assidiqi, kepada pewarta menjelaskan, angkutan perintis cargo sudah beroperasi sejak Maret 2018 lalu, di bukannya angkutan perintis cargo ini bertujuan untuk mempermudah arus pendistribusian kebutuhan logistik ke daerah Seko, serta dapat menekan disparitas harga di kecamatan Seko yang terbilang sangat tinggi.

    menurutnya, harga kebutuhan pokok di daerah tersebut ditentukan berdasarkan kesulitan dalam membawa barang dari masamba, jika tingkat kesulitannya tinggi, maka harganya juga menjulang tinggi, mengingat jarak kecamatan Seko dengan ibu kota kabupaten luwu utara (masamba) 126 kilo meter,  namun karena akses darat masih sangat terbatas dan sulit, hingga memakan waktu yang lama, apalagi bila musim penghujan.

    "Kondisi seperti ini membuat pengiriman logistik lewat jalur darat pun lebih sulit, oleh karena itu, dengan hadirnya angkutan perintis cargo di luwu utara memiliki dampak yang sangat luar biasa bagi perekonomian masyarakat Seko," katanya, pada Selasa (25/5).

    sebagaimana diketahui, Saat ini bandara udara Seko memiliki runway sepanjang 1000 X 23 meter dan direncanakan akan dikembangkan sesuai tahapan master plan PM 23 tahun 2021 tentang rencana INDUK bandara udara Seko di kabupaten Luwu Utara. 

    Sebagai kepala bandara udara baru di seko, Muammar tidak hanya melanjutkan program pekerjaan yang sudah berjalan, tapi juga berupaya untuk meningkatkan pelayanan yang maksimal di bandara udara Seko tersebut.

    (Putri)
    Your comment

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    BERITA TERBARU