-->
  • Explore

    Copyright © JBN NEWS | Jaringan Berita Nasional
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Tuntut Penangan Banjir Bandang, Puluhan Warga Gelar Aksi di Kantor Bupati Lutra

    JBN NEWS | National Network
    Monday, August 10, 2020, 16:55 WIB Last Updated 2020-08-10T10:14:32Z
      Tuntut Penangan Banjir Bandang, Puluhan Warga Gelar Aksi di Kantor Bupati Lutra

    JBN NEWS ■  Puluhan masyarakat yang tergabung dalam forum masyarakat korban banjir bandang gelar aksi demonstrasi di kantor Bupati Luwu Utara, pada Senin (10/08/2020).

    Dalam aksinya, masyarakat yang mendatangi kantor Bupati menuntut beberapa hal terkait dengan penanganan banjir bandang, mulai dari distribusi logistik, data warga sampai dengan kejelasan status hunian bagi para pengungsi.

    Koordinator aksi, Zulkifli Hatta mengatakan bahwa pemerintah telah melahirkan beberapa fakta dan masalah serta pertanyaan.

    "Harusnya pekerjaan normalisasi sungai segera ditangani secara maksimal dan massif, mengingat kondisi intensitas curah hujan cukup tinggi," ucap Hatta saat menyampaikan orasinya

    Ia melanjutkan bahwa pembangunan hunian tetap belum jelas dan tidak memperhatikan kondisi mata pencaharian masyarakat, tata cara pendataan korban banjir dan proses evakuasi masyarakat terdampak sangat tidak karuan.

    Selain itu, ketidakjelasan pemetaan mitigasi bencana semakin memperkeruh kondisi yang ada, hingga kejelasan penetapan status bencana belum ada, ditambah lagi hasil analisis ilmiah penyebab utama bencana banjir bandang juga tidak ada

    Begitupun juga proses pendistribusian dan pelayanan sembako bantuan yang begitu buruk dan terlalu sulit hingga harus menggunakan administrasi KTP dan KK bagi warga yang memohon bantuan.

    "Warga menuntut pemerintah daerah segera percepat normalisasi DAS Masamba, Radda dan Sabbang, memperjelas status kondisi rumah hunian tetap, memperjelas biaya sewa rumah sebagai pengganti Huntara, memperjelas alur proses penyaluran logistik bantuan," kata Zulkifli Hatta.

    "Selain itu, kita juga mempertanyakan penggunaan dana tanggap darurat Pemda Luwu Utara, proses pendataan status rumah korban bencana banjir, dan tentang pemulihan ekonomi masyarakat pasca bencana banjir," tutupnya

    ■ R-016/JBN

    Your comment

    Tampilkan

    No comments:

    Post a Comment

    BERITA TERBARU

    loading...
    loading...