• Explore

    Copyright © JBN NEWS | Jaringan Berita Nasional
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Jelang Idul Fitri, Petugas Posko Dapur Umum Bagikan Makanan Ke Warga Prasejahtera

    JBN NEWS | National Network
    Thursday, May 21, 2020, 17:28 WIB Last Updated 2020-05-21T10:28:31Z

    JBN NEWS ■ Kegiatan rutin setiap harinya disore hari, petugas posko dapur umum TNI-Polri yang tergabung dari Polres Gowa bersama Kodim 1409/Gowa terus bergerak melakukan pembagian maknanan siap saji ke warga prasejahtera.

    Meski tak kenal lelah dan hari libur menjelang hari raya Idul Fitri, para petugas posko dapur umum yang diberikan amanah untuk menyusuri jalan yang dimana ditemukannya para warga prasejahtera seperti pemulung, tukang bentor, buruh bangunan dan panti asuhan.

    Seperti terlihat pada hari Kamis (21/5) sore, petugas daput umum TNI-Polri membawa kurang lebih 300 bungkus makanan siap saji yang dikemas dalam bentuk nasi bungkus dan membagikan satu persatu makanan tersebut ke para pemulung dan pebentor yang berada di Jalan Andi Mallombassang Kecamatan Somba Opu.

    Selain itu, para petugas berpindah tempat dan kembali membagikan makanan tersebut di Jalan Bonto-bontoa dan Usman Salengke dengan menyasar para pebentor dan panti asuhan.

    "Kegiatan ini terus kita lakukan selama pandemi Covid-19 dan tak lain pambagian makanan siap saji ini yang telah disiapkan di dapur umum kita dengan sasaran para warga prasejahtera yang terdampak Covid-19," kata Kabag Sumda KOMPOL Nursiah Abdullah.

    Sementara itu, Kapolres Gowa AKBP Boy F.S Samola tak henti-hentinya mengapresiasi para petugas posko dapur umum yang terus melakukan kepedulian kepada warga selama pandemi Covid-19.

    Ia juga berharap atas kehadiran dapur umum TNI-Polri ini dapat membantu dan meringankan beban warga yang terdampak dan dirinya juga mengucapkan banyak terima kasih kepada para donasi yang telah membantu dapur umum selama ini.

    ■ YP/JBN

    Your comment

    Tampilkan

    No comments:

    Post a Comment

    Latest news

    loading...