-->
  • Explore

    Copyright © JBN NEWS | Jaringan Berita Nasional
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Gubernur Sulsel Ajak Kepala Daerah Selamatkan Nasib Petani

    JBN NEWS | National Network
    Tuesday, April 28, 2020, 08:13 WIB Last Updated 2020-04-28T01:13:31Z

    JBN NEWS ■ Ditengah merebaknya wabah corona, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mengajak para bupati dan kepala daerah di Sulsel ikut memikirkan nasib petani guna terus berproduksi atasi ketahanan pangan.

    “Kita ingin betul-betul selamatkan para petani kita, terutama petani jagung. Kenapa? Harga Pokok Penjualan (HPP) kita Rp3.150 rupiah, tapi harga di tingkat petani sekarang ini bisa Rp1.300 rupiah, ternyata tidak ada perubahan harga,” kata Nurdin Abdullah, kemarin.

    Menurutnya, perdagangan harus betul-betul ditata dengan baik, karena petani harus merasakan kesejahteraan.

    “Oleh karena itu, saya minta kepada seluruh kepala daerah betul-betul mensosialisasikan kepada seluruh masyarakat, terutama yang terdampak harga jatuh dan sebagainya,” imbuh Nurdin.

    Nurdin Abdullah menyakini Sulawesi Selatan memiliki potensi besar dalam ketahanan pangan, untuk itu harus bisa melakukan proteksi bagi para petani.

    "Insha Allah, kalau kita sudah kerja sama, mungkin bagi kita mau potong rantai perdagangan itu. Kasihan kalau mereka terus-terus merugikan petani kita,” pungkasnya optimis.

    Gubernur Sulsel menilai masalah selisih harga jagung di tengah pandemi Covid-19 saat ini sangat tidak wajar.

    “Kalau dia mengambil untung yang wajar, itu nggak apa-apa, tapi kalau harga di tingkat industri Rp3.150 rupiah, masa di tingkat petani masih Rp1.300 rupiah,” urainya.

    Nurdin menyebutkan mengenai harga sudah menjadi tugas pemerintah untuk menentukan.

    “Harga itu yang ditentukan oleh pemerintah. Jadi sebenarnya perlindungan sudah ada, cuman memang yang bermasalah ini rantai perdagangan yang ada di bawah,” pungkasnya. (R/01/rls)

    Your comment

    Tampilkan

    No comments:

    Post a Comment

    BERITA TERBARU

    loading...
    loading...