GBRAN Bantah Isu Penjualan Dukungan Politik: Jangan Pecah Belah Organisasi

JBN NEWS
Sabtu, 17 Oktober 2026 | 15:48 WIB Last Updated 2026-10-17T08:52:41Z

 JAKARTA, JBN NEWS — Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Berani Nusantara (GBRAN), Rimso Maruli Sinaga, membantah rumor yang menyebut organisasinya hendak menjual dukungan kepada partai politik tertentu. Ia menilai isu tersebut tidak berdasar dan berpotensi memicu perpecahan di internal organisasi.

Rimson menyampaikan bantahan itu dalam forum Kongres Luar Biasa (KLB) yang digelar secara daring dan diikuti lebih dari 100 pengurus daerah serta pengurus DPP. Pernyataan tersebut dikutip dari rilis Media Centre DPP GBRAN Jakarta, pada Sabtu (17/10/2026).

"Jangan mencari validasi dengan menebarkan isu yang tidak jelas. Kalau memang tidak sepaham dalam berorganisasi, sebaiknya mundur saja. Jangan menyebarkan dusta di antara sesama anggota," kata Rimso.

Ia menduga rumor tersebut sengaja diembuskan oleh pihak-pihak yang tidak menginginkan GBRAN berkembang. Namun, Rimso tidak menyebutkan siapa pihak yang dimaksud, dan yang mendasari dugaan tersebut.

Rimso mengatakan, telah mendengar kabar itu selama beberapa bulan terakhir. Informasi tersebut, menurut dia, disampaikan sejumlah rekan, termasuk melalui video yang dikirimkan lewat aplikasi WhatsApp.

Meski demikian, ia mengaku tidak menanggapi informasi tersebut karena menganggapnya tidak produktif bagi organisasi.

"Informasi itu datang dari beberapa rekan, dan ada video juga masuk di pesan WA. Tapi, saya tak pernah buka, apalagi melihatnya. Menurutku, ini tak penting, hanya buang-buang energi kita saja," ujarnya.

Rimson juga menepis anggapan bahwa usianya membuatnya tidak lagi mengingat secara jelas berbagai pernyataan dan keputusan yang pernah disampaikan.

"Saya memang sudah tua, tapi Alhamdulillah belum pikun. Sehingga setiap kata dan ucapan masih saya ingat dengan benar," katanya.

Isu dugaan penjualan dukungan politik itu disebut beredar setelah pelantikan pengurus DPD GBRAN di berbagai daerah, pada 8 Agustus 2026. Namun, materi yang tersedia belum menjelaskan asal-usul rumor tersebut maupun bukti yang mendukung tuduhan itu.

Rimso menilai perbedaan pandangan di dalam organisasi seharusnya diselesaikan melalui komunikasi dan mekanisme internal, bukan dengan menyebarkan informasi yang dapat merusak kepercayaan antaranggota. (gus)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • GBRAN Bantah Isu Penjualan Dukungan Politik: Jangan Pecah Belah Organisasi

Trending Now

Iklan