Geger! 10 Saham Raksasa Lokal Di Kick Out dari MSCI, Ini Deretan Sultan Pemiliknya di Bursa Efek Indonesia

JBN NEWS
Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:33 WIB Last Updated 2026-08-13T02:33:18Z

JBN NEWS | JAKARTA — Waduh, bursa lagi benar-benar diguncang badai, sob! Lembaga indeks global MSCI secara resmi mendepak 10 emiten saham papan atas asal Indonesia dari daftar indeks mereka. 

Gak main-main, saham-saham favorit para trader yang selama ini nongkrong di portofolio mendadak kena babat habis! 
Tapi, siapa sebenarnya para penguasa di balik layar emiten-emiten yang rontok ini?

Berikut adalah daftar lengkap 10 saham yang didepak beserta sosok perorangan atau pengendali utamanya yang mencatatkan perusahaannya secara resmi di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI):

Pertama, ada PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) yang masuk kategori Global Standard Indexes. Meskipun kendalinya kini berbasis korporasi publik dan institusi raksasa global, tokoh sentral di balik cikal bakal raksasa teknologi ini di antaranya adalah Andre Soelistyo, Kevin Aluwi, dan William Tanuwijaya.

Kedua, di kategori Global Small Cap Indexes, terselip PT Bank Jago Tbk (ARTO) yang dikendalikan secara langsung oleh maestro keuangan Jerry Ng melalui PT Metamorfosis Ekosistem Indonesia.

Ketiga, ada pelopor e-commerce PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) yang berada di bawah kendali konglomerat Eddy Kusnadi Sariaatmadja lewat grup Emtek.

Keempat, emiten energi PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) yang dikomandoi oleh pengusaha nasional Garibaldi Thohir (Boy Thohir) bersama Chander Vinod Laroya.

Kelima, kerajaan hiburan dan perfilman PT MD Entertainment Tbk (FILM) yang sepenuhnya dipegang oleh produser tangan dingin Manoj Punjabi.

Keenam, jaringan rumah sakit raksasa PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) yang didirikan dan dikendalikan oleh dr. Hasmoro beserta keluarga besarnya.

Ketujuh, raksasa media dan pariwisata PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG) yang berada di bawah kendali penuh taipan Hary Tanoesoedibjo.

Kedelapan, emiten sektor energi PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) yang dijalankan oleh pengusaha nasional Happy Hapsoro melalui kendali di induk usahanya.

Kesembilan, raksasa semen pelat merah PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) yang tentu saja tidak dimiliki perorangan, melainkan dikuasai penuh oleh Pemerintah Republik Indonesia melalui negara.

Terakhir, kesepuluh, emiten logistik tambang PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) yang pengendali utamanya berada di tangan Abdullah Popo Parulian melalui grup korporasi pengendali.

Seluruh emiten tersebut dipastikan sudah memenuhi syarat ketat pencatatan saham dan diperdagangkan secara resmi di BEI (Bursa Efek Indonesia), yang dulu sempat dikenal dengan nama Bursa Efek Jakarta (BEJ). 

Bagaimana, sob, saham andalanmu ikut kena depak juga gak nih?
(Syam RS)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Geger! 10 Saham Raksasa Lokal Di Kick Out dari MSCI, Ini Deretan Sultan Pemiliknya di Bursa Efek Indonesia

Trending Now

Iklan