RI Resmi Kibarkan Bendera Perang Lawan LPG Asing, Gas Melon Diganti CNG Hasil Bumi Sendiri

JBN NEWS
Kamis, 07 Mei 2026 | 11:25 WIB Last Updated 2026-05-07T04:25:21Z

JBN NEWS | JAKARTA — Indonesia akhirnya resmi menabuh genderang perang terhadap ketergantungan impor elpiji yang selama ini mencekik anggaran negara.

Langkah berani diambil lewat percepatan transformasi radikal, mengganti Gas Melon 3 kg dengan Compressed Natural Gas (CNG). 

Tahun 2026 dipatok sebagai tonggak sejarah baru, saat di mana rakyat Indonesia tidak lagi memasak dengan gas kiriman asing, melainkan dari kekayaan perut bumi pertiwi sendiri.

​Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, dengan nada bicara yang meledak-ledak optimis, menegaskan bahwa cadangan gas raksasa kita, mulai dari Kalimantan Timur hingga pelosok Nusantara, sudah dalam posisi "siap panen".

​"Kita ini bangsa kaya! Bahan bakunya ada di tanah kita sendiri. Sekarang saatnya kita setop buang uang ke luar negeri dan optimalkan harta karun domestik untuk dapur rakyat," tegas Bahlil dalam sebuah pernyataannya hari ini.

​Bukan sekadar urusan dapur, peralihan ke CNG adalah misi suci penyelamatan APBN yang selama ini "berdarah-darah" akibat subsidi LPG impor yang membengkak gila-gilaan. 

Inilah langkah nyata menuju kemandirian energi sejati, sebuah manifesto bahwa Indonesia bukan lagi pasar bagi produk asing, melainkan penguasa atas sumber dayanya sendiri.

​Pulau Jawa akan menjadi "medan tempur" utama sekaligus etalase pertama implementasi mega proyek ini sebelum menyapu bersih ketergantungan energi di seluruh pelosok negeri. 

2026 bukan sekadar angka, itu adalah tahun di mana kedaulatan energi Indonesia benar-benar berdiri tegak di kaki sendiri, kata dia, penuh optimis. (Syam RS)

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • RI Resmi Kibarkan Bendera Perang Lawan LPG Asing, Gas Melon Diganti CNG Hasil Bumi Sendiri

Trending Now

Iklan