-->
  • Jelajahi

    Copyright © JBN NEWS | Jaringan Berita Nasional
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    DPRD Minta Ganjar Penuhi Target Vaksinasi Pelajar Jelang PTM Terbatas

    JBN.co.id
    Rabu, 01 September 2021, 21:32 WIB Last Updated 2021-09-01T14:32:26Z

    JBN NEWS ■ Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Quatly Alkatiri, mendorong Gubernur Jawa Tengah segera memenuhi target vaksinasi untuk pelajar agar Pertemuan Tatap Muka (PTM) terbatas terlaksana dengan baik. 

    Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengizinkan sekolah melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas pada 30 Agustus 2021, dengan syarat daerah kabupaten kota tersebut sudah menjadi PPKM level 3 dan level 2. Adapun daerah yang masih berada pada level 4, tetap tidak diperkenankan menyelenggarakan PTM. 

    Daerah kabupaten kota di Jawa Tengah yang masih berada di level 4 adalah Magelang dan Purworejo. Level 3 ada di 21 kabupaten kota termasuk Soloraya. Untuk level 2 ada di 12 kabupaten kota termasuk kota Semarang.

    Quatly mengimbau agar pemerintah provinsi Jawa Tengah mempercepat pemenuhan target vaksin untuk pelajar sesegera mungkin. Mengingat capaian vaksinasi pelajar untuk usia 12-17 tahun di Jawa Tengah masih sangat minim

    "Target vaksin pelajar di Jawa Tengah adalah 3,3 juta pelajar, namun baru tercapai 2,49% jadi masih minimal sekali," ucap Quatly dalam keterangannya, pada Rabu (1/9/2021).

    Legislator senior dari PKS ini berharap bahwa stok vaksin aman untuk para pelajar rentan usia 12 hingga 17 tahun dan bisa diteruskan ke daerah-daerah yang tersebar di 35 kabupaten kota.

    Pemprov bisa meminta Pemerintah Pusat untuk memberikan prioritas vaksinasi utamana kepada guru dan para pelajar jika ada kebijakan PTM terbatas oleh Mendikbud.  Sebab, papar dia, salah satu kendala dalam vaksinasi di Jawa Tengah adalah terbatasnya stok vaksin dan harus menunggu dari pusat.

    "Vaksin adalah upaya kita untuk mencegah penularan Covid-19 tapi tetap saja ini bukan menjadi syarat utama agar dapat mengikuti PTM," pungkas Quatly. (pks/007)



    Komentar

    Tampilkan

    BERITA TERBARU

    KRIMINAL

    +