Iklan

Waaster Kasad: 7500 Prajurit TNI AD dari 50 Kodim Akan Dikerahkan Dalam TMMD ke-111

JBN.co.id
Kamis, 27 Mei 2021 | 13:30 WIB Last Updated 2021-06-10T01:27:01Z
 

JBN NEWS ■ Sebanyak 7500 prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat dari 50 Kodim di seluruh Indonesia siap akan menggelar TMMD ke-111 tahun 2021.

Demikian hal itu diungkap oleh Wakil Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Darat (Waaster Kasad) Brigjen TNI Toto Nurwanto pada saat mewakili Aster Kasad Bidang Perencanaan Penanggung Jawab Operasional (PJO) ketika membuka Rakernis TMMD ke-111 yang digelar secara virtual di Mabesad, Jakarta Pusat.

"Pelaksanaan TMMD ke-111 akan berlangsung selama 30 hari mulai tanggal 15 Juni s.d 14  Juli 2021 dan dilaksanakan secara serentak di 50 Kabupaten/Kota dengan melibatkan 7500 prajurit yang tergabung pada 50 Kodim sebagai Satgas TMMD," kata Waaster Kasad Bidang Tahwil, Komsos dan Bakti TNI Brigjen TNI Toto Nurwanto, pada Kamis, 27 Mei 2021.

Lebih jauh lagi Brigjen TNI Toto menjelaskan, TMMD ke-111 itu merupakan program TMMD kedua yang dilakukan sepanjang tahun 2021. Dalam TMMD ke-111 kali ini, TNI Angkatan Darat akan mengusung tema 'TMMD Wujud Sinergi Membangun Negeri'

"Sasaran prioritas pada daerah-daerah miskin tertinggal, terisolir dan terpencil, daerah kumuh perkotaan, daerah perbatasan, pulau terluar serta daerah yang terdampak bencana alam," ujarnya.

Dalam pelaksanaan TMMD ke-111 nanti, lanjut Waaster Kasad, seperti yang dilaksanakan pada TMMD sebelumnya juga akan dilaksanakan Lomba Karya Jurnalistik (LKJ) yang diikuti oleh seluruh Satgas TMMD, para Kapendam, Kapenrem serta wartawan media cetak/online, elektronik nasional dan daerah. Harapannya liputan TMMD ke-111 ini dapat dipublikasikan secara masif kepada masyarakat luas.

Dalam kesempatan yang sama, Dirjen Kesehatan Masyarakat Kemenkes RI, drg. Kartini Rustandi secara virtual menyampaikan pemaparan tentang "Intervensi Kesehatan Lingkungan Tahun 2021 dalam kegiatan TMMD".

Menurut Kartini, peningkatan kualitas sanitasi lingkungan pada daerah-daerah sulit harus bekerja sama dengan TNI dalam program TMMD. Hal itu dilakukan sebagai tindak lanjut perjanjian kerja sama antara Kemenkes dan TNI dalam bidang kesehatan masyarakat sesuai tugas dan fungsinya masing-masing.

"Karena itu sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas dan berdampak positif pada kualitas perekonomian masyarakat," kata Kartini Rustandi. (ghs)

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Waaster Kasad: 7500 Prajurit TNI AD dari 50 Kodim Akan Dikerahkan Dalam TMMD ke-111

Trending Now

Iklan