-->
  • Explore

    Copyright © JBN NEWS | Jaringan Berita Nasional
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Hadiri Raker Hipmikindo Provinsi Jawa Barat, Ini Pesan Kang Emil

    JBN.co.id
    Kamis, 08 April 2021, 00:01 WIB Last Updated 2021-04-07T17:01:44Z
    Hadiri Raker Hipmikindo Provinsi Jawa Barat, Ini Pesan Kang Emil

    JBN NEWS ■ Dewan Pimpinan Daerah Hipmikindo Provinsi Jawa Barat mengadakan acara Rapat Kerja di Hotel Horison Bandung pada hari selasa, (6 April 2021) yang dibuka oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan dihadiri oleh Ketua Umum DPP Hipmikindo, Syahnan Phalipi dan Dirut Bank JaBar.

    Dalam sambutannya, Ridwan Kamil mengatakan, bahwa “ASN merupakan salah satu komponen masyarakat yang pendapatannya relatif tidak terdampak covid 19 karena memperoleh pendapatan tetap dari negara. 

    Karena itu, lanjut Kang Emil, Pemprov memperkenalkan aplikasi Borongdong .id yang merupakan sarana jual beli digital untuk membantu para pelaku UMKM dengan mengandalkan daya beli ASN.

    Sementara itu, Syahnan Phalipi yang juga CEO Java Lawyer International, Waketum Dekopin Jakarta sebagai narasumber mengingatkan, ” bahwa peran penting HIPMIKINDO yang menaungi para pegiat UMKM saat ini sungguh sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia yang sudah semestinya mendapat perlakuan khusus dari negara dan semua pemangku kepentingan. 

    "Kita harus mengalokasikan energi maupun sumber daya ekstra, berkolaborasi untuk pengembangan UMKM sebagai Backbone Ekonomi di era Pandemi Covid 19 ini dengan harapan pelaku UMKM segera bangkit pulih, selanjutnya berkinerja baik secara berkelanjutan agar visi dan misi bangsa menuju masyarakat adil makmur sejahtera bisa terwujud secara nyata dan dirasakan oleh segenap rakyat," katanya.

    Syahnan Phalipi menambahkan, apresiasi kami berikan kepada pengurus HIPMIKINDO karena selain sebagai pelaku, para anggota juga mau mengurus keperluan UMKM lain. 
    "Padahal, para anggota Hipmikindo belum selesai mengakses ke perbankan, akses pemasaran terbatas, maupun dari segi permodalan. Mereka yang menjadi pengurus di kabupaten/kota maupun provinsi mau mengurus kebutuhan UMKM yang lain melalui pemberian pelatihan organisasi, pembukuan, dan pemasaran,” tutup Syahnan. (Red)
    Your comment

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    BERITA TERBARU

    loading...