-->
  • Jelajahi

    Copyright © JBN NEWS | Jaringan Berita Nasional
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Tiga Ekor Sapi Milik Kelompok Tani Sidamukti Digondol Maling, Begini Penjelasan Kapolsek Kalimanah

    JBN.co.id
    Selasa, 05 Januari 2021, 20:40 WIB Last Updated 2021-01-05T13:40:28Z
    Tiga Ekor Sapi Milik Kelompok Tani Sidamukti Digondol Maling, Begini Penjelasan Kapolsek Kalimanah

    JBN NEWS ■ Pencurian tiga ekor sapi terjadi di kandang milik kelompok tani Sidamukti di Desa Kalimanah Wetan, Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga. Hilangnya tiga ekor sapi diketahui pertama kali oleh salah satu anggota kelompok tani, Selasa (5/1/2021) pagi.

    Polisi dari Polsek Kalimanah Polres Purbalingga yang mendapat laporan kemudian datang dan melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP). Selain itu meminta keterangan sejumlah saksi. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti yang ditemukan di sekitar TKP.

    Kapolsek Kalimanah AKP Setiadi  mengatakan, bahwa korban pencurian sapi adalah kelompok tani Sidamukti  dengan ketua kelompok bernama Suwarso (55) warga di Desa Kalimanah Wetan RT 2 RW 8. Korban kehilangan tiga ekor sapi  yang berada di kandang milik kelompok tani yang lokasinya di wilayah RT 2 RW 5 Desa Kalimanah Wetan.

    Tiga Ekor Sapi Milik Kelompok Tani Sidamukti Digondol Maling, Begini Penjelasan Kapolsek Kalimanah

    "Akibat kejadian tersebut, kelompok tani Sidamukti mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp. 50 juta," kata kapolsek.

    Berdasarkan data yang diperoleh, pencurian diketahui sekitar pukul 06.00 WIB oleh salah satu anggota kelompok tani bernama Wawan (20) yang saat itu hendak memberi makan ikan di kolam dekat kandang sapi. Saat itu, saksi melihat salah satu kandang sapi dalam keadaan kosong.

    "Melihat kandang sudah kosong, saksi kemudian memberitahukan ke warga lain serta ketua kelompok tani Sidamukti. Karena dipastikan telah terjadi pencurian kemudian melaporkan ke Polsek Kalimanah," jelas kapolsek.

    Kapolsek menambahkan terkait peristiwa pencurian hewan tersebut, kapolsek menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan secara intensif. Harapannya kasusnya dapat terungkap dan pelaku bisa segera diidentifikasi.

    "Kita sudah melakukan olah TKP dan mengamankan sejumlah barang bukti. Kejadian pencurian tersebut masih dalam penyelidikan dan semoga kasusnya bisa segera terungkap," kata kapolsek.

    Berdasarkan keterangan saksi, sebelum diketahui terjadi pencurian anggota kelompok tani sempat memberi makan sapi sekira jam 01.00 WIB. Saat itu, jumlah sapi masih dalam keadaan lengkap. 

    Dari pemeriksaan di TKP diduga pelaku masuk ke komplek kandang dengan merusak gembok portal di jalur masuk menuju kandang. Setelah berhasil masuk kemudian melakukan aksinya karena di kandang tidak terdapat penjaga malam.

    Kapolsek mengimbau kepada kelompok tani sapi agar waspada terhadap pencurian. Hendaknya menempatkan penjaga malam di sekitar kandang. Hal itu perlu dilakukan untuk mencegah peristiwa pencurian kembali terjadi.

    ■ Imam Santoso/Hms

    Komentar

    Tampilkan

    BERITA TERBARU

    KRIMINAL

    +