-->
  • Explore

    Copyright © JBN NEWS | Jaringan Berita Nasional
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Warga Desa Kaligondang Dihebohkan Penemuan Janin di Saluran Irigasi

    JBN NEWS | National Network
    Sunday, July 19, 2020, 19:16 WIB Last Updated 2020-07-19T12:16:24Z
      Warga Desa Kaligondang Dihebohkan Penemuan Janin di Saluran Irigasi

    JBN NEWS ■ Mayat janin bayi ditemukan warga di saluran irigasi yang masuk wilayah RT 02/RW 06 Desa Kaligondang, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga, pada Minggu  (19/7/2020).

    Kejadian bermula pada sehari sebelumnya Hadmiarjo Sihad (55), warga desa setempat yang kesehariannya sebagai petani membuka saluran air guna mengaliri lahan sawah miliknya.
    Kemudian pada Hari Minggu, 19 Juli 2020 sekitar pukul 08.30 WIB, Hadmiarjo bersama rekannya satu desa yaitu Jamiati (51) kembali menuju pintu air saluran irigasi karena debit air menuju sawahnya kecil.

    Setelah dicek ternyata ada sumbatan antara lain tas plastik yang sudah berwarna kecoklatan. Berniat membersihkan sampah yang menutupi saluran irigasi yang berupa bungkusan plastik berbau amis membuat Jamiati kaget, karena setelah dibuka mendapati mayat bayi di dalam plastik tersebut.

    Segera Jamiati memanggil rekannya yaitu Haryono, Hadmiarjo dan Suparno yang berada tidak jauh dari TKP.

    Meyakini temuannya adalah mayat janin bayi segera mereka menaruhnya di tempat yang bersih yaitu di atas jembatan kecil kemudian menutupinya dengan daun, selanjutnya melaporkan temuannya kepada pihak desa yang diteruskan ke Polsek dan Koramil 02/Kaligondang.

    Mendapati laporan dari warganya Serda Teguh Babinsa Koramil 02/Kaligondang untuk Desa Kaligondang bergegas menuju TKP bersama dengan pihak dari Polsek dan Puskesmas Kaligondang.

    Menurut keterangan dari pihak Puskesmas yang dipimpin oleh Sartono, A.Md, setelah melakukan pemeriksaan menyampaikan janin yang ditemukan meninggal kurang dari 24 jam.

    "Bayi X yang ditemukan berjenis kelamin laki-laki, panjang 18 CM, diperkirakan berumur 4-5 bulan dengan organ tubuh lengkap dan placenta masih menempel. Tidak ditemukan selaput placenta, dimungkinkan masih menempel dirahim ibu bayi dan dengan melihat ciri fisik kemungkinan janin meninggal belum ada 24 jam," terangnya.


    Sementara itu, Serda Teguh selaku Babinsa menuturkan, barangkali ada saksi yang mengetahui pelaku pembuangan janin bayi tersebut atau mendapati kecurigaan lainnya untuk segera laporan kepada Polsek maupun Koramil 02/Kaligondang," harapnya.

    Selanjutnya, mayat bayi diserahkan pihak polsek kepada pihak desa untuk dimakamkan sebagaimana mestinya.

    ■ Imam Santoso/Hms/JBN
    Your comment

    Tampilkan

    No comments:

    Post a Comment

    BERITA TERBARU

    loading...
    loading...