-->
  • Explore

    Copyright © JBN NEWS | Jaringan Berita Nasional
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Dua Bangunan Talud Di Desa Muktitama, Biaya Permeternya Hampir Mencapai Rp. 1 Juta

    JBN NEWS | National Network
    Friday, June 5, 2020, 15:58 WIB Last Updated 2020-06-05T08:58:58Z


    JBN NEWS ■ Pembangunan talud di Dusun Kalidong dan Dusun Campao, Desa Muktitama, Kecamatan Baebunta Selatan, Kabupaten Luwu Utara, anggaran biaya pembuatannya hampir mencapai angka 1 juta rupiah permeter.

    Kabid Humas dan Dana Karang Taruna, Desa Muktitama, Ahmad menuturkan bahwa dua pembangun talud tersebut hampir mencapai angka 1 juta rupiah permeter.

    "Bukan hanya angka yang hampir mencapai satu juta rupiah permeter, tetapi banyak juga pekerjaan lainnya yang tidak sesuai dengan prosedur yang ada," kata Ahmad pada awak media, Jumat (4/6/2020).

    Ahmad juga mengatakan bahwa setiap pekerjaan yang ada di Desa Muktitama selalu dikerjakan oleh anggota BPD (Badan Pengawasan Desa).

    "Pekerjaan yang ada di Desa ini terkadang yang melakukannya adalah anggota BPD dan Kepala Dusun setempat. Terkadang juga di borong oleh pemerintah Desa," ujarnya.

    Sementara itu, Kepala Desa Muktitama, Sulseng Patabang saat dikonfirmasi menuturkan bahwa Pembangunan Talud bagian kiri bahu jalan di Dusun Kalidong yang dibangun pada tahun 2018 dengan menggunakan anggaran sebesar Rp. 215.646.500 (dua ratus lima belas juta enam ratus empat puluh enam ribuh lima ratus rupiah) dengan volume panjang 250 Meter.

    "Sedangkan Talud sebelah kanan di Dusun Campao-Kalidong itu dibangun dengan anggaran senilai Rp.141.129.300,00 (Seratus Empat Puluh Satu Juta Seratus Dua Puluh Sembilan Ribu Tiga Ratus Rupiah) dengan volume panjang 150 Meter, tahun anggaran 2019," pungkasnya.

    Saat disinggung soal BPD, Kepala Dusun dan Pemerintah setempat yang sering melakukan pekerjaan yang ada di Desa Muktitama, Kepala Desa Muktitama membantah hal tersebut.

    "Itu tidak benar dan pekerjaan selama ini dilakukan harian," ujarnya.

    Sementara itu, Kapolsek Baebunta, Iptu Rodo Manik saat dikonfirmasi terkait hal diatas mengatakan bahwa jika memang ada indikasi korupsi akan kami koordinasikan ke unit tipikor untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

    "Kita akan cek rencana anggaran biaya (RAB) Desa Muktitama terkait dengan beberapa pekerjaan yang ada di Desa tersebut," tegasnya.

    ■ PUT/JBN

    Your comment

    Tampilkan

    No comments:

    Post a Comment

    BERITA TERBARU

    loading...
    loading...