• Explore

    Copyright © JBN NEWS | Jaringan Berita Nasional
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Pemda Luwu Utara Disarankan Sedia Alat Tes Swab, Hasbudi: Anggaran Besar untuk Apa?

    JBN NEWS | National Network
    Tuesday, May 19, 2020, 12:32 WIB Last Updated 2020-05-19T05:32:36Z

    JBN NEWS ■ Aliansi Peduli Covid-19 Kabupaten Luwu Utara kembali menyoroti kinerja Pemerintah Daerah dalam upaya memutus rantai virus corona dengan menemui Direktur RSUD Masamba, dr. Hariadi di ruangannya, pada Senin (18/5/2020).

    Tujuan Aliansi Peduli Covid-19 menemui Direktur RSUD Masamba dengan menyarankan untuk menyediakan alat tes swab dan dokter ahli dalam penanganan Covid-19 di Kabupaten Luwu Utara.

    Kordinator Aliansi Peduli Covid-19, Hasbudi menyarankan pemerintah daerah agar menyediakan alat tes swab serta dokter yang berkompetensi dalam bidang penanganan Covid-19, sebagaimana  tindak lanjut Instruksi Mendagri No. 1 tahun 2020.

    "Sejak awal kita sudah mengingatkan kepada Tim Gugus Covid-19 agar alat test swab harus diadakan di Luwu Utara sebagaimana yang telah tertuang dalam regulasi," tutur Hasbudi saat dikonfirmasi melalui via Whatsapp, Selasa (19/5/2020).

    Selain itu, Hasbudi juga menyinggung anggaran penanganan Covid-19 yang sebelumnya di umumkan Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani dengan jumlah anggaran sebesar 32.8  M.

    "Anggaran penangan Covid-19 di Luwu Utara cukup besar, sedangkan harga alat swab kisaran 2.5 M, kalau tidak untuk alat swab, lalu anggaran tersebut untuk apa," cetusnya.

    Hasbudi melanjutkan, seharusnya Pemda tidak hitung-hitungan dengan rakyat, apalagi ini terkait dengan virus yang sangat mematikan.

    "Pemerintah harusnya tidak memikirkan untung rugi terhadap rakyat, Direktrur RSUD Masamba saat di temui diruangannya menyatakan bahwa Virus Corona dalam waktu dekat akan hilang, sehingga alat test swab tersebut jadinya akan mubasir," tutup Hasbudi menirukan pernyataan Direktur Andi Djemma Masamba.

    Sementara itu, direktur Rumah Sakit Umum Andi Djemma Masamba, dr Hariadi saat dikonfirmasi awak media via Whatsapp mengatakan itu bukan kapasitas saya.

    "Bukan kapasitasku, itu ibu," tulisnya.

    Hasbudi juga mengatakan bahwa ia dan kawan-kawan akan mendesak anggota DPRD Kabupaten Luwu Utara agar melakukan RDP ulang dengan tim gugus tugas Covid-19 serta menghadirkan Bupati Luwu Utara yang sesuai dengan janji Ketua DPRD dan Wakil DPRD Luwu Utara.

    ■ YP/JBN

    Your comment

    Tampilkan

    No comments:

    Post a Comment

    Latest news

    loading...