-->
  • Explore

    Copyright © JBN NEWS | Jaringan Berita Nasional
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Buntut Pesta Di Kembangan, ETOS Minta Kapolri Tegas Dan Segera Pecat Kapolres dan Wakapolri

    JBN NEWS | National Network
    Saturday, April 4, 2020, 07:46 WIB Last Updated 2020-04-04T00:46:02Z

    JBN NEWS ■ Ditengah pemerintah sedang dalam menanggulangi penyebaran virus corona, Isu panas seputaran penyelenggaraan pesta pernikahan yang dilaksanakan oleh Kapolsek Kembangan, Jakarta Barat terus bergulir dan mendapat perhatian luas dari masyarakat.

    Betapa tidak elok pelaksanaan ini disaat pemerintah melalui Kapolri mengeluarkan Maklumat atas larangan penyelenggaraan acara apapun apalagi melibatkan orang banyak, tak terkecuali pernikahan Kapolsek Kembangan pada 21 Maret 2020 yang dihadiri Kapolres, dan juga Wakapolri.

    Direktur Eksekutif ETOS Indonesia Institute Iskandarsyah berkomentar, hal ini berupakan bentuk pelecehan terhadap Institusi kepolisian.

    Menurutnya, Polri adalah Institusi negara, selaku pimpinan tertingginya adalah Kapolri, jelas maklumat Kapolri pada 19 Maret 2020 perihal larangan mengadakan acara apapun yang sifatnya memobilisasi masa akan ditindak ini di acuhkan oleh anak buahnya sendiri.

    "Ini pelecehan terhadap seorang pimpinan tinggi di Kepolisian yaitu Kapolri, ini preseden buruk bagi rakyat. Mereka buat aturan, tapi mereka yang langgar. Padahal kalau masyarakat yang coba berbuat ini akan jadi runyam. Ini merupakan pembelajaran buruk bagi publik," Kata Iskandarsyah ketika ditemui di bilangan senayan, Jakarta, pada Jumat (03/04/2020).

    Ketika ditanyakan, apa kira-kira yang harus dilakukan Kapolri selaku pimpinan tertinggi di institusinya melihat sikap para anak buahnya ?

    "Kalau saya sarankan kepada Kapolri bukan hanya cuma dicopot dari jabatan, tapi juga harus diberhentikan secara kedinasan, kita mau lihat ketegasan dari Kapolri, dan rakyat akan dukung itu. Karena ini bukan perkara internal institusi itu, akan tapi sudah melebar menjadi perkara eksternal yang dilihat jutaan rakyat Indonesia," tegas Iskandarsyah.

    Iskandarsyah menambahkan, disini rakyat mau melihat ketegasan dari seorang  Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si. sebagai pimpinan tertinggi dari Kepolisian Republik Indonesia, karena apabila ini dibiarkan akan menjadi benalu dalam institusi, berbahaya, apalagi ini Institusi negara, buka karang taruna.

    "Saya dan masyarakat yakin atas keberanian dan ketegasan dari seorang Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si. untuk segera menggambil tindakan bukan hanya mencopot, tapi juga memberhentikan dengan tidak hormat Kapolsek kembangan Jakbar, Kapolres Jakbar dan Wakapolri yang sudah jelas-jelas melecehkan institusinya sendiri, semoga rakyat mendapat pembelajaran yang baik atas ketegasan Kapolri dalam menuntaskan kasus ini, guna tetap menjaga marwah institusi kepolisian ke depan nanti," tutup Iskandarsyah

    (BS)

    Your comment

    Tampilkan

    No comments:

    Post a Comment

    BERITA TERBARU

    loading...
    loading...