Tahukah Kamu? - Jeffrey Epstein, sosok paling bejat dan predator 5eks paling keji abad ini, baru saja menggegerkan dunia setelah dokumen pengadilannya dibuka publik oleh Amerika Serikat.
Banyak media-media memberitakannya, namun sadar atau tidak, hampir tidak ada satupun media yang menyematkan "yahudi" pada judul berita mereka?
Namun coba bayangkan sejenak, jika Epstein seorang Muslim yang rajin ke masjid... kita bisa menduga 1000%, agama Islam pasti akan diseret, dibedah, dan disalahkan di setiap judul berita utama dunia.
Mungkin headline-nya akan berbunyi: "Teror Seksual dari Kalangan Radikal" atau "Bagaimana Ajaran Agama Mempengaruhi Perilaku Epstein".
Tapi faktanya? Epstein bukan Muslim. Dan lihatlah apa yang terjadi... hening, kenapa ini bisa terjadi? kenapa dunia seperti tidak adil terhadap salah satu agama tertentu?
- Fenomena "Oknum" vs "Duta Besar".
Tidak ada satu pun media Barat yang menulis judul "Seorang Penganut Yahudi Terlibat Perdagangan Anak". Tidak ada. Di mata dunia, Epstein hanya dianggap sebagai "individu yang sakit", "kriminal bejat", atau "miliarder yang tersesat".
Kejahatannya dianggap murni kesalahan pribadinya, tidak ada hubungannya dengan kitab suci yang dia baca atau tuhan yang dia sembah. Agamanya dianggap tidak relevan.
- Beda Nasib Kalau Epstein Muslim.
Sekarang bandingkan perlakuan ini kepada umat Islam. Satu orang Muslim melakukan kesalahan di ujung dunia sana, maka satu miliar umat Muslim lainnya dipaksa ikut menanggung malu. Media seolah berlomba-lomba mencari masjid mana tempat dia sholat, siapa gurunya, hingga jenggotnya model apa... seolah-olah kejahatan itu adalah instruksi dari agamanya.
Bagi mereka, Muslim tidak punya hak untuk menjadi "oknum". Setiap kesalahan kita dianggap sebagai representasi kegagalan ajaran Islam. Curang, bukan?
- Kenapa Dunia "Seperti" Membenci Islam?
Jawabannya sederhana dan menyakitkan: Ketakutan adalah bisnis yang laku keras. Sejak lama, industri media global menemukan bahwa menjual narasi "Islamophobia" itu menaikkan rating. Membuat orang takut pada Islam itu mendatangkan klik dan uang.
Sementara itu, mengakui bahwa monster mengerikan seperti Epstein lahir dari rahim budaya elit Barat sendiri? Ah, itu fakta yang terlalu pahit untuk mereka telan. Lebih mudah menunjuk hidung orang lain daripada bercermin.
Jadi, jangan heran kalau standar gandanya setebal tembok penjara. Dunia memang seringkali buta sebelah mata, melihat kuman di seberang lautan tapi gajah di pelupuk mata sendiri pura-pura tidak terlihat, tapi percayalah bahwa kebenaran akan menemukan jalannya sendiri.
#standarganda #islamophobia #jeffreyepstein #media #faktaunik #opini #justice #internasional #sosial.


