-->
  • Jelajahi

    Copyright © JBN NEWS | Jaringan Berita Nasional
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Follow us on

    Cerita Emak-emak Di Pemalang Tertipu Promo Cuci Gudang Springbad, Begini Modusnya

    JBN.co.id
    Sabtu, 07 Agustus 2021, 22:11 WIB Last Updated 2021-08-07T15:11:57Z

    JBN NEWS ■ Tergiur Cuci Gudang Spring bad Keliling, seorang Ibu rumah tangga bernama Imah (samaran), warga RT02/01 Ds Pulosari, Pemalang terpaksa gigit Jari, setelah badanya pegal linu akibat tidur di Spring Bad yang ia beli saat ada promo "Cuci Gudang" keliling di dekat tempat tinggalnya beberapa waktu lalu.

    Untuk mengetahui penyebab pegal linu, salah satu anaknya nekad membongkar tempat tidur tersebut.

    Terkuak faktanya "Spring bad" yang telah lama di gadang-gadang sebagai cadangan, ternyata hanya rangkaian bambu yang di lapisi potongan kain limbah konveksi di dalamnya.

    Kepada wartawan JBN NEWS, korban "Cuci Gudang keliling" mengungkapkan, bahwa dirinya tergiur, karena modelnya menarik dan harganya cukup murah, hanya 400 ribuan saja.

    "Saya percaya dan iba, lantaran mereka mengaku sudah kehabisan uang. Usai toko yang yang dituju tutup karena pemiliknya sedang mengalami musibah," ungkapnya, hari ini.

    Atas kejadian yang di alaminya, Ibu beranak dua ini berharap pada pihak produsen dan pengecer agar menghentikan praktek  penipuan seperti ini. 


    "Selain merugikan pembeli, tidak menutup kemungkinan suatu saat akan kena batunya. Kalau berurusan dengan pihak penegak Hukum, kan kasihan anak istrinya," ujarnya.

    Sementara Sutarmo, salah seorang warga cukup berpengalaman di wilayah tersebut, menyarankan pada Emak emak, agar lebih berhati-hati dalam membeli prodak kebutuhan rumah tangga, terlebih saat pandemik.

    "Ya, saya sarankan agar tidak membeli kebutuhan rumah tangga pada pedagang keliling yang tidak jelas asal usulnya. apa lagi saat suaminya tidak di rumah," ujarnya. 

    Menurut pengamatannya, orang yang pernah jadi korban pedagang dengan modus seperti ini, dominasinya di sandang oleh Ibu Rumah Tangga.

    "Mungkin alasanya simpel, mereka di sasar lantaran mudah percaya. Apa lagi ditambah  iming iming potongan harga menggiurkan," ujarnya.

    ■ Himawan.

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini