-->
  • Jelajahi

    Copyright © JBN NEWS | Jaringan Berita Nasional
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Follow us on

    Ada Dump Truck Angkut Pasir Terguling Ditanjakan, Lalin Bantarbolang - Pekalongan Lumpuh

    JBN.co.id
    Kamis, 29 Juli 2021, 07:53 WIB Last Updated 2021-07-29T00:53:20Z

    JBN NEWS ■ Kecelakaan tunggal yang menimpa menimpa Dump truck bermuatan pasir bangunan dari arah kecamatan Bodeh menuju wilayah Kecamatan  Bantarbolang, Kabupaten Pemalang pada Rabu 28/7/21, menyebabkan kemacetan cukup parah.

    Insiden tersebut terjadi di perbatasan Desa Medagung dengan Ds Pasir Kecamatan Bantarbolang (jembatan kembar ). Sebuah  Dump truck pengangkut pasir tersebut terguling dengan posisi memotong badan jalan, hingga tak ada celah melewati jalur tersebut, tak terkecuali sepeda motor, hingga beberapa jam lamanya. 

    Dump truck berwarna kuning tersebut berhasil di evakuasi oleh teman teman senasib dan warga setempat, dengan peralatan kendaraan sejenis untuk menarik.

    Usai terevakuasi, sopir pengangkut pasir yang tidak mau menyebutkan jati dirinya, kepada wartawan JBN NEWS mengatakan, bahwa kejadian tersebut akibat ulah pemotor yang menyerobot lajur miliknya saat berpapasan.


    "Dari pada tabrakan, saya refleks kurangi kecepatan dan banting setir ke kiri, namun beratnya muatan yang saya bawa, mengalahkan kekuatan mesin, hingga pada saat ngangkat kembali mesin tidak mampu," katanya.

    Menurut Sopir tersebut, sedangkan mesin jenis Diesel saat kondisi seperti itu rem akan hilang fungsinya. "Saya tidak bisa mengendalikan akhirnya terjadilah peristiwa ini," ucapnya dalam nada memelas dan wajah  pucat, meskipun tidak terlihat ada luka secuilpun.

    Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Kerugian di taksir jutaan rupiah sebagai perbaikan body, penggantian kaca utama dan aksesori lainnya.

    Pantauan di lokasi TKP, insiden ini menimbulkan kemacetan yang cukup parah, ratusan kendaraan harus terhenti  berjam jam lamanya. 


    " Dhuhur saya dah kejebak di sini mas, berarti hampir tiga jam saya menunggu, mau putar balik sudah tidak ada lokasi parkir, padahal  aku dari Pekalongan mau ke Bumiayu, ambil jalur alternatif ini biar cepat nyampai eh malah nemuin hambatan," ucap Darso, Warga Kajen, beberapa saat sebelum evakuasi berhasil di lakukan.

    ■ Himawan
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini