-->
  • Explore

    Copyright © JBN NEWS | Jaringan Berita Nasional
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Gerakan Jateng di Rumah Saja, Banyak Netizen Ngeledek Pak Ganjar

    JBN.co.id
    Jumat, 05 Februari 2021, 23:13 WIB Last Updated 2021-02-05T16:13:25Z
    Gerakan Jateng di Rumah Saja, Banyak Netizen Ngeledek Pak Ganjar

    JBN NEWS ■ Pada Sabtu dan Minggu, Tanggal 6-7 Februari, di tetapkan sebagai hari pelaksanaan Jateng di rumah saja oleh Gubernur Jawa tengah Ganjar Pranowo. Program ini dimaksudkan  untuk meminimalisir semakin membengkaknya penularan wabah pandemik covid 19 di wilayahnya, utamanya Jawa Tengah. 

    Terkait himbauan gubernur ramai diberitakan oleh media berita lokal maupun nasional, tak terkecuali di dunia Maya.

    Berdasarkan pantauan dari berbagai grup medsos, terutama Face book marak dan viral perihal Postingan  bersifat ajakan mendukung gerakan di rumah saja, namun jangan sangka tidak sedikit pula status dan komentar yang bertolak belakang.

    Selain sepakat, banyak pula ledekan bahkan menentang.

    Entah hanya sekedar lucu-lucuan saja atau betul betul curahan hati karena rasa kecewa terhadap keadaan, sehingga di tumpahkan  melalui status maupun komentar.

    Selain dumay, dalam dunia nyatapun beberapa orang pedagang keliling yang sempat ditemui saat menjalankan aktivitasnya sempat mengeluh  dagangan yang di dapat mengalami kenaikan harga, terutama tahu dan tempe.

    "Saya mendengar besok Sabtu Minggu pasar akan tutup. Mungkin ada aksi borong oleh pihak konsumen untuk antisipasi 2 hari ke depan," ucap Imam, salah seorang bakul keliling.

    Kurangnya sosialisasi dari pihak pihak yang punya kewenangan, sebabkan  masyarakat, banyak yang  tidak mengetahui  pelaksanaanya sesungguhnya. 



    Banyak pihak salah dalam mentafsirkan.

    Barangkali ini bisa di jadikan sebuah poling tingkat provinsi, dalam rangka mengukur  Mas Ganjar menuju RI.

    Apa hubungannya dengan Corona ? "Waktu yang akan menjelaskan," Kelakar seorang yang mengaku sebagai makelar motor bekas, warga Tegal Kota kepada wartawan JBN media Group.
         
    ■ Himawan
    Your comment

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    BERITA TERBARU