Ribuan Buruh Di Sukabumi Demo Pabrik PT. Dosan Jaya Tuntut THR

JBN.co.id
Selasa, 12 Mei 2020 | 14:54 WIB Last Updated 2020-05-12T07:54:34Z

JBN NEWS ■ Ribuan massa buruh hari ini menggeruduk PT. Dosan Jaya Sukabumi di Desa Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (12/05/20).

Mereka turun aksi dengan menggeruduk pabrik tersebut diduga disebabkan karena uang Tunjangan Hari Raya (THR) belum juga cair.

Belum ada pihak yang mengklarifikasi atas aksi para buruh ini. Sementara pihak manajemen pabrik yang coba dihubungi juga belum ada keterangan resmi.

Malahan sejumlah jurnalis di Sukabumi yang hendak masuk guna meliput aksi demontrasi ribuan buruh PT. Dosan Jaya Sukabumi tersebut ditahan untuk tidak memasuki area.

Menurut Isep Panji, salah seorang jurnalis Tatarsukabumi.Id saat hendak konfirmasi ke sejumlah security untuk melakukan peliputan jalannya aksi demo buruh, langsung di hadang oleh beberapa security perusahaan.

Padahal saat konfirmasi yang bersangkutan telah mengenakan atribut peliputan sebagaimana mestinya. Namun penghadangan terus dilakukan oleh security.

"Betul saya tadi sudah melakukan tata cara peliputan konfirmasi kepada security, namun tetap kita dihadang tidak boleh masuk, katanya sih akan dikonfirmasi dulu ke pihak manajemen," ujar isep panji kepada awak media di lokasi.

Sementara informasi lain, yang berhasil dihimpun di lokasi, bahwa aksi yang dilakukan ribuan buruh ini diduga menuntut sejumlah uang THR atau beberapa gaji akan di berikan secara berangsur, namun sejumlah buruh tidak menerimanya.

Dari TKP dilaporkan, ribuan buruh hingga saat ini masih kompak meneriakkan yel-yel "THR...THR....THR....".

Sementara beberapa petugas keamanan dari polsek Cibadak Sukabumi serta Polisi Pamong Praja berada di lokasi untuk mengamankan jalannya aksi demo ribuan Buruh PT Dosan Jaya Sukabumi tersebut.

■ R-01
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Ribuan Buruh Di Sukabumi Demo Pabrik PT. Dosan Jaya Tuntut THR

Trending Now

Iklan